Tuesday, 31 March 2015

Saya Mengerti.


Aku tau, aku nggak cukup baik buat kamu. Aku tau, kamu nggak sempurna dan aku tau mungkin kita nggak jauh beda. Setidaknya itu yang kamu katakan, “kamu nggak cukup baik buatku.”

Duniamu adalah malam, sedangkan aku harus menunggu pagi untuk hidup. Duniamu adalah wanita berambut panjang terurai sepinggang, menari dengan musik berdentum keras. Duniamu adalah pinta semua orang. Aku senang, aku senang melihat kamu bahagia dengan hobimu. Bahgan aku memohon untuk melihat aksimu, tapi malam terlalu malam, dan ada ilmu yang harus kutuntut besok.

Aku benci nikotin yang kamu hisap, aku benci rambutmu yang terlalu panjang, tapi aku senang melihat tato burung hantu didadamu, katamu sakitnya nagih, katamu ingin memberikan sedikit warna disini dan disana, sambil kamu menunjuk sayap dan paruh burung hantu itu.

“sayang?”
“besok aku harus sekolah cing, jgn telpon sekarang bisa?”
“suaramu lucu kalo bangun tidur gitu, hihi” katamu sambil menutup telpon.
***
“Aku berangkat ya, kamu jaga diri di Jogja. Aku pasti sering negokin kamu.”
***
“Kamu kok jarang ada kabar? Katanya mau sering-sering nengokin aku?”
Aku tau kamu banyak pesta yang harus dimeriahkan, dan aku punya seabreg kertas laporan yang belom di-acc.
***
“Kayanya kita sampai sini aja ya?” Katamu sedikit gusar diseberang telpon.
“Hah? Kenapa?”
“Kamu nggak cukup baik buat aku.. maaf”
“Nggak cukup baik? Maksud kamu? Aku anak sekolahan! Dan setau aku, kamu yang kerja malem, kamu yang muter piringan item!”
“Kamu gak pernah support aku, kamu ubah aku, jadi lebih baiknya kamu. Bukan aku.”
“Miras itu nggak baiknya semua orang! Cuma karna kamu kerja ditempat malem, bukan berarti kamu bisa ngrusak dirimu sendiri, well aku cuma jaga kamu. Dan aku kurang support apa? Aku sering minta liat aksi kamu, tapi kamu yang gak bolehin.”
“Ya buat aku kamu kurang baik buat aku.”
***
Jujur cing, aku kehilangan arah tanpa kamu. Aku butuh orang senorak kamu, selucu kamu, segentle kamu, seberani kamu. Terus siapa yang mau beliin aku buku lagi cing. Aku sekarang berhenti baca buku cing. Aku harap kamu baik-baik aja.
---
Ini ditulis taun 2012 udah nge-draft lama banget. Hihi masih ABG akunya :3 maaf baru berani publish ini, kemaren liat iklan, katanya kamu beraksi dijogja lagi :’)

No comments:

Post a Comment