Thursday, 29 November 2012

Kenangan Yang Tertidur Bersamamu


               Ah siapa itu sayang

                Ah apa itu sayang

Yang kami lihat hanya kotak putih diselubungi bunga-bunga yang cantik. Katakan sayang, katakan pada kami apa yang sebenarnya terjadi..

Suara apa ini sayang? Yang kami dengar hanya sirine polisi, tapi mengapa tertulis ambulance? Mengapa sayang? Mengapa kamu naik kedalamnya? Oh tepatnya dinaikkan..

Katakan sayang, katakan pada kami.. darimana kamu bernapas jika kotak putih itu tertutup rapat? Atau mungkinkah kamu sudah menjadi bagian dari makhluk-makhluk indah yang kami sebut malaikat?
Jelaskan sayang, jelaskan pada mereka kalau kamu tidak akan meninggalkan kami.. katakan sayang, katakan dengan lantang! Apa sayang, apa yang kamu tunggu?

Sepulas itukah kamu tertidur, sayang? Bangun sayang, bangunlah! Kami masih ingin menggoyangkan tanganmu dengan tangan kami.. kami masih ingin melihat rambut ikalmu menggoda kami saat udara memainkan perannya.. kami masih ingin mendengar melodi-melodi yang terdengar saat kamu berbicara sayang..

Yakinkan kami sayang, yakinkan kami.. bahwa kami tidak harus menangis seperti mereka.. tepuk pundak kami sayang, dan tersenyumlah seperti biasa.. jangan membuat kami marah sayang, bangunlah! Ayolah, ini hanya untuk bercakap-cakap saja sayang, kami janji.. tidurlah dikasur yang ibumu biasa siapkan sayang, tidakkah kamu merasa sesak sayang?

Tunggu kami sayang, kamu tidur untuk waktu yang tiba-tiba.. tunggulah sayang, paling tidak sampai matahari malu-malu menampakkan dirinya lagi. Setergesa-gesa apakah kamu sayang? Kamu memang penuh kejutan sayang..

Apa sayang, apa yang membuat kami yakin bahwa kamu baik-baik saja? Apa sayang, apa yang membuat kami menyadari keberadaanmu sayang?

Terlalu jahat sayang, terlalu jahat bagi kami sayang.. lalu bagaimana sayang dengan kami, terlalu egois sayang, terlalu egois bagi kami…

Ataukah kami harus membiarkan semua kenangan ini ikut tidur bersamamu, sayang? Semoga sayang, semoga kenangan kami bisa menjadi bantal untukmu.. membuat kepalamu lebih tinggi dari badanmu.. membuat pundakmu tidak sakit.. agar kamu lebih nyenyak sayang..

Semoga sayang, semoga kenangan ini bersuara merdu nan mengalun-alun, untuk lagu tidurmu sayang.. semoga sayang, semoga kenangan ini berlapis tebal agar mengangatkanmu di bawah sana, mengahangatkanmu saat malam sayang, saat hujan, atau saat kami tidak berkunjung sayang.. semoga sayang, semoga kenangan yang ikut terkubur bersamamu memjadi mimpi panjang yang indah buatmu.

Semoga sayang, semoga saat kami terbangun.. kami melihatmu tidur dikasur yang ibumu biasa siapkan sayang, bukan dikotak putih itu.. semoga sayang, semoga….












No comments:

Post a Comment